Apa Itu Geofisika?

Geofisika adalah bagian dari ilmu bumi yang mempelajari bumi menggunakan kaidah atau prinsip-prinsip fisika. Penelitian geofisika untuk mengetahui kondisi di bawah permukaan bumi melibatkan pengukuran di atas permukaan bumi dari parameter-parameter fisika yang dimiliki oleh batuan di dalam bumi. Ibaratnya, geofisika seperti ilmu sakti untuk mengetahui apa yang ada di dalam bumi tanpa harus membukanya secara fisik.

Apa yang dilakukan?

Seorang geofisikawan memiliki kemampuan mengidentifikasi bawah permukaan bumi untuk keperluan sains, konservasi lingkungan atau keperluan lain seperti eksplorasi minyak bumi, gas, air tanah, atau panas bumi. Setidaknya seorang geophysicist akan bekerja dalam tahapan ini:

  1. Akuisisi: Datang ke lapangan dengan membawa peralatan canggih nan mahal untuk mendapatkan data
  2. Pemrosesan (Processing): Data yang diperoleh kemudian diolah agar data tadi bersih dari gangguan serta dibuat modelnya
  3. Interpretasi: Dengan modal ilmu dan otak kreatif, hasil processing dianalisis sehingga dibuatlah model yang mendekati kondisi bawah bumi yang sebenarnya

IMG_1564_1_1snpsd__1428743115_175.111.89.7

Metode-metode geofisika yang umum digunakan:

  • Metode Seismik
  • Metode Mikroseismik
  • Metode Georadar
  • Metode Geolistrik
  • Metode Gayaberat
  • Metode Geomagnetik
  • Metode Elektromagnetik
  • dsb.

Prospek masa depan

Untuk sektor industri minyak saja, seorang geophysicist akan sangat dicari untuk mencari ladang-ladang minyak yang baru. Sementara, sektor strategis lain seperti gas bumi dan geothermal pun memiliki prospek untuk berkembang. Artinya dalam tahun-tahun mendatang optimis Geophysicist akan selalu memiliki peran penting di dunia.

Penulis: Luthfi Fairus, Luthfi Naufal
Sumber: Tentang Geofisika | HMGZine

Himpunan Mahasiswa Geofisika Indonesia

HMGI