Gunung Colo: Sejarah Pembentukan dan Tatanan Tektonik di Sekitarnya

LOKASI
Gunungapi Colo (ketinggian 487 mdpl) terletak di Pulau Unauna, Kabupaten Tojo Unauna, Provinsi Sulawesi Tengah. Secara geografis, Gunung Colo terletak di lepas pantai Teluk Tomini. Tak hanya Pulau Unauna saja yang berada pada Teluk Tomini ini, namun ada beberapa pulau lainnya yang sedikit terpisah di sebelah timur Pulau Unauna. Beberapa pulau-pulau di timur Pulau Unauna tersebut antara lain Pulau Togian, Pulau Batudaka, Pulau Walekodi dan Pulau Waleabahi yang tergabung dalam gugus Kepulauan Togian.

KONDISI GEOLOGI
Teluk Tomini berbatasan dengan beberapa wilayah dengan keadaan geologi yang berbeda, mulai dari lengan utara yang basement-nya merupakan kerak samudera, bagian leher di barat yang merupakan kerak benua dan lengan timur di sebelah selatan yang merupakan ofiolit. Gunung Colo sendiri diduga berdiri diatas basement kerak samudera yang merupakan bagian dari Lengan Utara Sulawesi.

Picture1

PEMBENTUKAN GUNUNG COLO

Gunung Colo merupakan gunungapi yang menyendiri di Teluk Tomini dan berada jauh dari zona subduksi. Gunungapi terdekat adalah gunung-gunung di daratan Sulawesi Utara yang merupakan produk dari subduksi. Gunung Colo bukan merupakan gunungapi yang terbentuk akibat proses subduksi lempeng. Dikatakan demikian akibat beberapa hal sebagai berikut. Di wilayah Teluk Tomini terdapat cukup banyak episentrum gempa. Umumnya, gempa bumi pada zona subduksi memiliki hiposentrum pada zona Benioff. Zona Benioff di sekitar Gunung Colo berada pada kedalaman lebih dari 200 km (relatif lebih dalam). Bisa saja Gunung Colo terbentuk akibat subduksi dengan Zona Benioff yang dalam ini, namun jika memang subduksi yang terjadi, maka harusnya bukan hanya satu gunungapi saja yang terbentuk di daerah ini, melainkan satu deret. Selain itu, Gunung Colo berada jauh dari zona subduksi. Berbeda jauh dengan deretan gunungapi di Sulawesi Utara, jarak antara zona subduksi dengan Gunung Colo ini lima kali lipatnya, bahkan lebih.
Gunung Colo diperkirakan terbentuk akibat rifting by subduction rollback. Rifting ini terjadi pada daerah Teluk Tomini yang merupakan implikasi dari subduction rollback. Subduction rollback merupakan peregangan kerak akibat perubahan sudut dari lempeng yang menunjam (subducting slab). Subduksi ini terjadi di Laut Sulawesi, strike subduksi tersebut sejajar dengan garis pantai Lengan Utara Sulawesi. Daerah ini merupakan Palung Sulawesi Utara (North Sulawesi Trench). Dengan adanya peregangan kerak di Teluk Tomini tersebut, artinya kerak dibawah Teluk Tomini tersebut semakin menipis. Peregangan ini sendiri terjadi pada Pliosen hingga Pleistosen. Dahulunya, cekungan Gorontalo di Teluk Tomini tidak sedalam sekarang. Cekungan ini mulai mendalam pada Miosen hingga Pliosen (7-5 juta tahun yang lalu) seiring tekukan lempeng yang menunjam ke arah selatan di Laut Sulawesi.
Akibat penipisan kerak tersebut, terjadi rifting atau pemekaran di wilayah Teluk Tomini. Rifting ini terbentuk akibat kerak bumi yang memiliki elastisitas rendah, sehingga bila ditarik maka akan meregang dan sedikit mekar, tidak seperti karet tentunya. Peregangan ini terbukti dari data GPS yang menunjukkan bahwa Lengan Utara Sulawesi bergerak menjauh relatif terhadap Lengan Timur Sulawesi. Peregangan atau pemekaran ini tentunya menjadi zona lemah pada batuan, sehingga dapat diterobos oleh magma atau material mantel bumi. Gunung Colo diprediksi terbentuk akibat hal tersebut, terjadi penipisan atau peregangan kerak bumi pada wilayah Teluk Tomini lalu ada material magmatik yang menerobos batuan pada kerak bumi lalu muncul ke permukaan membentuk tubuh gunungapi diatas permukaan laut.

REFERENSI

  • Broom-Fendley, S., Thirlwall, M.F., Cottam, M.A., dan Hall, R., n.d. Geochemistry and tectonics setting of Una-Una volcano, Sulawesi, Indonesia. [pdf] Cambridge: Goldschmidt Conference Abstracts. Tersedia di: <http://goldschmidt.info/2011/ abstracts/finalPDFs/585.pdf>
  • Cottam, M.A., Hall, R., Forster, M.A. dan Boudagher-Fadel, M.K., n.d. Basement character and basin formation in Gorontalo Bay, Sulawesi, Indonesia: new observations from the Togian Islands. London.
  • Geotrek Indonesia, 2013. Cekungan Gorontalo-Teluk Tomini, Sulawesi: Sebuah Enigma. [online] Tersedia di: <https://geotrekindonesia.wordpress.com/2013/11/25/cekungan-gorontalo-teluk-tomini-sulawesi-sebuah-enigma>
  • PVMBG, 200-. Gunung Colo. Bandung: Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
 Penulis: Hendra Guna Wijaya | Geofisika UGM

Himpunan Mahasiswa Geofisika Indonesia

HMGI

Shares