Pengetahuan

LOG RESISTIVITAS

15

Log Resistivitas

res1

Gambar 1. Contoh log Resistivitas

                Resistivity log adalah metoda untuk mengukur sifat batuan dan fluida pori seperti minyak, air, dan gas disepanjang lubang bor dengan mengukur sifat tahanan kelistrikannya. Besaran resistivitas batuan dideskripsikan dengan Ohm Meter, dan biasanya dibuat dalam skala logarithmic dengan nilai antara 0.2 sampai dengan 2000 Ohm Meter. Metoda resistivity logging ini dilakukan karena pada hakekatnya batuan, fluida dan hidrokarbon di dalam bumi memiliki nilai resistivitas tertentu.

res2

Table 1.  Nilai resistivitas litologi

                Didalam pengukuran resistivity log, biasanya terdapat tiga jenis penetrasi resistivity, yakni shallow (borehole), medium (invaded zone) dan deep (virgin) penetration. Perbedaan kedalaman penetrasi ini dimaksudkan untuk menghindari salah tafsir pada pembacaan log resistivity karena mud invasion (efek lumpur pengeboran) dan bahkan dapat mempelajari sifat mobilitas minyak.

                Log resistivitas banyak sekali membantu pekerjaan evaluasi formasi khususnya untuk menganalisa apakah suatu reservoir mengandung air atau mengandung hidrokarbon, sehingga log ini dapat digunakan untuk menganalisis Hidrocarbon-Water Contact. Resistivity log juga dapat digunakan untuk mendeterminasi tingkat saturasi air (Water Saturation) yang dapat dilakukan dengan berbagai algoritma diantaranya Persamaan Archie berikut:

 res5

dimana :

Sw          : Saturasi Air

ϕ             : Porositas

Rw          : Resistivitas air formasi

Rt            : Resistivitas Formasi + fluida pori

a              : Konstanta turtoisity

m            : Faktor Sementasi Batuan

n             : eksponen saturasi

Kegunaan log Resistivity yang lain adalah untuk :

  • Korelasi sumur.

res3

Gambar 2. Contoh korelasi sumur menggunakan data resistivitas

  • Mengetahui trend kompaksi, porositas shale, dan overpressured.
  • Investigasi source rock.

res4

Gambar 3. Analisis TOC (Total Organic Carbon) pada source rock

Penulis : Farid Hendra Pradana