Pemisahan Anomali Regional dan Residual dengan Metode Upward Continuation

Upward continuation (kontinuasi ke atas) merupakan langkah pengubahan data medan potensial yang diukur pada suatu level permukaan menjadi data yang seolah-olah diukur pada level permukaan yang lebih atas. Metode ini digunakan karena dapat mentransformasi medan potensial yang diukur pada suatu permukaan sehingga medan potensial di tempat lain di atas permukaan pengukuran cerderung menonjolkan anomali yang disebabkan oleh sumber yang dalam (efek regional) dengan menghilangkan atau mengabaikan anomali yang disebabkan oleh sumber yang dangkal (efek residual). Metode ini dilakukan untuk mendapatkan hasil berupa anomali regional yang lebih representatif. Anomali regional yang lebih representatif akan menghasilkan anomali lokal (residual) yang baik sehingga pada tahap interpretasi dapat dihasilkan hasil baik pula. Kontinuasi ke atas juga merupakan salah satu metode yang sering digunakan sebagai filter, berguna untuk menghilangkan bising (noise) yang ditimbulkan oleh benda-benda pada dekat permukaan. Di samping itu, melakukan kontinuasi ke atas juga dapat mengurangi efek dari sumber anomali dangkal (efek residual). Anomali residual diperoleh dengan menghitung selisih anomali Bouguer terhadap anomali regional. Perhitungan harga medan potensial di setiap titik observasi pada bidang hasil kontinuasi (z) dapat dilakukan dengan menggunakan persamaan berikut

      rumus 1

Dalam praktiknya persamaan (1.1) masih dalam bentuk domain spasial, sulit untuk diimplementasikan karena harus diketahui pasti harga medan potensial di setiap titik pada bidang hasil pengangkatan. Kontinuasi ke atas akan lebih efisien dan memberikan arti jika dilakukan dalam domain Fourier seperti pada persamaan umum berikut (Blakely, 1995)                                                         rumus 2

Dari persamaan (1.3) dapat diketahui bahwa

  1. Proses kontinuasi ke atas akan mengalami atenuasi di setiap bilangan gelombang (k) kecuali pada k=0
  2. Setiap bilangan gelombang diatenuasi dengan tingkat derajat yang lebih besar dibangding bilangan gelombang yang lebih kecil
  3. Derajat atenuasi semakin besra dengan pengangkatan (upward continuation) dengan harga yang besar.

REFERENSI

Purnomo, Jarot dkk. 2013. Pemisahan Anomali Regional-Residual pada Metode Gravitasi Menggunakan Metode Moving Average, Polynomial dan Inversion. ISSN :2089-0133. Indonesian Journal of Applied Physics (2013) Vol.3 No.1.

Satiawan, Soni. 2009. Aplikasi kontinuasi Ke Atas dan Filter Panjang Gelombang untuk Pemisahan Anomali Regional-Residual pada Data Geomagnetik. Tugas Akhir: S1 Teknik Geofisika ITB.

 Penulis : Dea Saraswati – Fisika Undip 2013

Himpunan Mahasiswa Geofisika Indonesia

HMGI

Shares