Penurunan Muka Tanah Kelurahan Kaligawe

Kaligawe adalah sebuah kelurahan yang terletak di Kecamatan Gayamsari, Semarang Timur, Jawa Tengah. Daerah ini beroperasi dengan kawasan industri (Lingkungan Industri Kaligawe) dan pemukiman padat penduduk. Banyaknya jumlah penduduk dan aktivitas indutri menyebabkan pengambilan air tanah di daerah ini dilakukan secara besar-besaran. Pengambilan air tanah secara besar-besaran menyebabkan kosongnya pori-pori batuan akuifer. yang berpotensi menyebabkan penurunan muka tanah. Secara geologi daerah kaligawe memiliki 2 formasi batuan yaitu formasi Qtd (Quarter tersier damar) dan Qa (quarter alluvium). kedua formasi didominasi oleh batuan sedimen yang umumnya merupakan batuan akuifer.

Dilakukan pengukuran menggunakan metode gayaberat 4D dan global positioning sytem untuk mengetahui nilai penurunan muka tanah dan estimasi penurunan nilai densitas batuan. Sebelum melakukan pengukuran metode gaya berat 4D dilakukan pemodelan awal untuk mengetahui respon nilai anomaly bouger terhadap penurunan muka tanah. Hasil pemodelan awal menunjukan terjadi penurunan nilai anomaly bouger sebesar 0.67 mGal terhadap penurunan muka tanah sebesar 2,5 m seperti yang ditunjukan pada gambar di bawah ini.

Picture2

 

Pengukuran metode gayaberat dilakukan selama dua periode waktu yang berbeda yaitu di tahun 2012 yang dilakukan oleh Malanda (Malanda, 2013) dan 2015 oleh tim penelitian kami. Jumlah titik pengukuran sebanyak 101 titik dengan spasi antar titik 100 meter dalam luas wilayah pengukuran sebesar 1×1 km2. Data gaya berat pengukuran diolah menggunakan microsoft excel, software sufer 11. Hasil menunjukan terjadi penurunan nilai anomaly bouger di bagian utara di lokasi penelitian seperti terlihat di gambar 2. Penurunan nilai anomali bouger mengindikasikan adanya penurunan muka tanah di Kelurahan Kaligawe.

Picture3Picture4

Daftar Pustaka

  • Abidin, H.Z, H. Andreas, I. Gumilar, Teguh P. Siddiq, M. Gamal, D. Murdohardono, Supriyadi, Y. Fukuda. 2010. Studying Land Subsidence in Semarang (Indonesia) using Geodetic Methods. FIG Congress. 11-16 April 2010. Sydney, Australia.
  • Malanda, Y., Supriyadi dan Linuwih, S., 2013, Analisis Anomali Gaya Berat Antar Waktu Untuk Pemantauan Amblesan Tanah di Kota Semarang, Unnes Physic Journal, Vol 2(1).
Oleh:
Dhana Hastuti - Fisika Undip 2012
Fitra Ramdhani - Fisika Undip 2012
Ganap Yuliana F. - Fisika Undip 2012
Fajar Waskito - Fisika Undip 2012
Galang Virgiawan - Teknik Geologi Undip 2012

Himpunan Mahasiswa Geofisika Indonesia

HMGI

Shares